CARI DI GOOGLE

Total Tayangan Halaman

Kamis, 02 April 2026

Bagaimana Menjatuhkan Orang Pintar yang Dihormati

Dalam banyak situasi sosial, orang yang cerdas dan dihormati biasanya memiliki pengaruh kuat karena pengetahuan, sikap tenang, dan cara berpikir yang terstruktur. Namun, ada cara-cara tidak sehat yang sering digunakan untuk merusak reputasi mereka—bukan dengan argumen yang lebih baik, melainkan dengan strategi yang justru menurunkan kualitas diskusi itu sendiri.

Salah satu cara yang kerap terjadi adalah dengan menghadapkan mereka pada orang yang tidak memahami etika berdiskusi—orang yang tidak memiliki dasar pengetahuan yang cukup, tidak menghargai sopan santun, dan cenderung emosional. Dalam kondisi seperti ini, debat bukan lagi soal mencari kebenaran, melainkan berubah menjadi ajang keributan.

Minggu, 08 Maret 2026

Malam Ketika Langit Membuka Cahaya: Makna Besar Nuzulul Qur’an bagi Kehidupan Umat

Setiap bulan Ramadhan, umat Islam memperingati satu peristiwa besar dalam sejarah manusia: Nuzulul Qur’an, yaitu malam ketika Al-Qur’an pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril. Peristiwa ini bukan sekadar kejadian sejarah, tetapi merupakan titik awal perubahan peradaban manusia.

Di sebuah gua yang sunyi di Jabal Nur, yaitu Gua Hira, Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertama:

“Iqra’ bismi rabbikalladzi khalaq.”
Bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan.
(QS. Al-Alaq: 1)

Kata pertama yang turun bukanlah perintah perang, bukan pula perintah kekuasaan, melainkan perintah membaca. Ini menunjukkan bahwa Islam dibangun di atas ilmu, kesadaran, dan pemahaman.

Al-Qur’an: Cahaya yang Mengubah Dunia

Rabu, 25 Februari 2026

Dalam Organisasi Jangan Katakan ini ....

Dalam organisasi sering kita mendengar orang berkata “saya tidak minta di sini”, “saya tidak digaji”, atau “kalau tidak suka saya ganti saja” hal ini sebenarnya cukup umum, terutama di organisasi sosial, komunitas, relawan, atau bahkan lembaga semi-formal.

Mari kita coba kupas ada apa sebenarnya :

1. Makna di Balik Kalimat Itu

Kalimat seperti itu biasanya bukan sekadar kata-kata, tetapi menunjukkan mindset tertentu:

a. Mentalitas defensif

Orang tersebut merasa:

  1. Tidak dihargai
  2. Terpaksa berada di posisi itu
  3. Sedang disalahkan atau ditekan

Kalimat itu menjadi tameng psikologis untuk melindungi diri dari kritik.

👉 Pesan tersembunyinya:

“Saya sudah berkorban, jangan tuntut saya terlalu banyak.”

Minggu, 22 Februari 2026

Kerja Sendiri dan Penumpang Gelap dalam Organisasi Serta Pengaruhnya terhadap Iklim Organisasi

Pendahuluan

Setiap organisasi dibangun atas dasar kebersamaan, kepercayaan, dan tanggung jawab kolektif. Namun dalam praktiknya sering muncul dua fenomena yang merusak kesehatan organisasi, yaitu:

  1. Kerja sendiri (one man show)

  2. Penumpang gelap organisasi

Keduanya sama-sama berbahaya karena merusak iklim kerja tanpa selalu terlihat secara langsung.

1. Fenomena Kerja Sendiri dalam Organisasi

Pengertian

Orang yang Bertindak di Luar Tupoksi dalam Organisasi dan Pengaruhnya bagi Iklim Organisasi

Pendahuluan

Dalam sebuah organisasi, setiap anggota memiliki Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) yang telah ditetapkan. Tupoksi menjadi pedoman kerja agar pelaksanaan program berjalan terarah, efektif, dan tidak saling tumpang tindih. Namun dalam praktiknya, sering ditemukan individu yang bertindak di luar Tupoksi yang telah ditentukan.

Fenomena ini dapat memberikan dampak positif maupun negatif terhadap iklim organisasi, tergantung pada niat, cara, serta sistem pengelolaan organisasi itu sendiri.

Pengertian Bertindak di Luar Tupoksi

Bertindak di luar Tupoksi adalah kondisi ketika seseorang menjalankan tugas, mengambil keputusan, atau melakukan intervensi pada bidang kerja yang bukan menjadi tanggung jawabnya secara struktural.

Sabtu, 31 Januari 2026

Menjadi yang Terbaik

Menjadi yang terbaik bukanlah tentang mengungguli orang lain atau membandingkan pencapaian dengan standar eksternal. Konsep “terbaik” yang sesungguhnya berkaitan dengan komitmen pribadi untuk terus meningkatkan kualitas diri secara berkelanjutan.

Dalam lingkungan profesional, setiap individu memiliki peran, tantangan, dan jalur perkembangan yang berbeda. Membandingkan diri dengan orang lain sering kali menghasilkan persepsi yang tidak utuh, karena yang terlihat hanyalah hasil akhir, bukan proses, pengorbanan, dan konteks di baliknya. Oleh karena itu, tolok ukur yang paling adil dan konstruktif adalah perkembangan diri sendiri dari waktu ke waktu.

Menjadi yang terbaik berarti fokus pada peningkatan kompetensi, kedewasaan sikap, dan integritas dalam bekerja. Ini mencakup kemauan untuk belajar dari kesalahan, menerima masukan dengan terbuka, serta menjaga konsistensi dalam menjalankan tanggung jawab. Kemajuan tidak selalu terlihat besar dalam waktu singkat, namun peningkatan yang stabil dan terarah akan memberikan dampak jangka panjang yang signifikan.

Rabu, 07 Januari 2026

Makna Tegar dan Tega serta Implementasinya dalam Kehidupan

 Dalam kehidupan sehari-hari, kata tegar dan tega sering terdengar mirip, namun memiliki makna yang sangat berbeda, bahkan cenderung bertolak belakang. Keduanya menggambarkan sikap batin manusia dalam menghadapi keadaan dan mengambil keputusan.

Tegar bermakna kuat secara mental dan emosional. Orang yang tegar mampu bertahan dalam situasi sulit, tidak mudah menyerah, serta tetap berpikir jernih meskipun berada dalam tekanan. Ketegaran bukan berarti tidak merasakan sedih, sakit, atau kecewa, melainkan kemampuan untuk mengendalikan perasaan tersebut dan bangkit kembali. Tegar mencerminkan ketabahan, kesabaran, dan keikhlasan.

Sementara itu, tega berarti memiliki hati yang cukup keras untuk melakukan sesuatu meskipun dapat menyakiti perasaan orang lain atau diri sendiri. Tega sering dikaitkan dengan keberanian mengambil keputusan sulit yang tidak menyenangkan, seperti menolak, melepaskan, atau menghentikan sesuatu demi tujuan yang dianggap lebih besar. Namun, kata tega juga dapat bermakna negatif jika dilakukan tanpa empati dan pertimbangan moral.

Minggu, 30 November 2025

Jenis Pelatihan yang Dibutuhkan bagi Tenaga UMKM

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia. Namun, agar mampu bersaing dan berkembang di tengah perubahan zaman, tenaga kerja UMKM perlu dibekali dengan berbagai keterampilan yang relevan. Pelatihan menjadi faktor penting untuk meningkatkan kapasitas, produktivitas, dan mutu usaha. Berikut beberapa jenis pelatihan yang sangat dibutuhkan oleh tenaga UMKM masa kini.

1. Pelatihan Manajemen Usaha

Banyak UMKM yang mengalami kesulitan berkembang bukan karena kurangnya produk, tetapi karena lemahnya pengelolaan usaha. Pelatihan manajemen usaha penting untuk mengajarkan:

  • Perencanaan bisnis (business plan)

Jumat, 28 November 2025

Inisiasi Pembentukan Forum Komunikasi UMKM RI Wilayah Riau

 

Upaya memperkuat ekosistem Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Provinsi Riau memasuki tahap baru melalui inisiasi pembentukan Forum Komunikasi UMKM RI Wilayah Riau. Forum ini digagas sebagai wadah kolaboratif yang memfasilitasi komunikasi, koordinasi, serta sinergi antar-pelaku UMKM, komunitas usaha, lembaga pembina, dan pemangku kepentingan pemerintah.

Pembentukan forum ini berangkat dari kebutuhan nyata di lapangan, di mana pelaku UMKM masih menghadapi beragam tantangan seperti akses permodalan, pemasaran yang terbatas, kesenjangan literasi digital, serta minimnya jejaring antar pelaku usaha. Melalui Forum Komunikasi UMKM RI Wilayah Riau, diharapkan lahir ruang interaksi yang konstruktif guna bertukar informasi, membuka peluang usaha, dan meningkatkan kemampuan bersaing UMKM lokal baik di tingkat nasional maupun internasional.

Kegiatan inisiasi ini mencakup diskusi awal mengenai struktur organisasi, tujuan strategis, program kerja prioritas, serta mekanisme keanggotaan. Selain itu, forum ini dirancang untuk menjadi jembatan antara UMKM dan berbagai institusi pendukung seperti dinas terkait, lembaga pembiayaan, inkubator bisnis, dan platform digital pemasaran. Dengan demikian, terbentuknya forum ini tidak hanya menjadi wadah komunikasi, tetapi juga pusat pemberdayaan yang berkelanjutan.

Selasa, 18 November 2025

Membuat Pakan Ayam dari Bahan Baku Daun-Daunan

 

Dalam usaha peternakan ayam, ketersediaan pakan yang murah dan bergizi sangat penting untuk menjaga produktivitas. Salah satu alternatif pakan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar adalah bahan baku daun-daunan. Selain hemat biaya, daun-daunan tertentu memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk pertumbuhan ayam.

1. Jenis Daun yang Dapat Digunakan

Tidak semua daun dapat dijadikan pakan. Berikut beberapa jenis daun yang umum digunakan karena aman dan kaya nutrisi:

  • Daun lamtoro: tinggi protein, cocok untuk ayam pedaging dan petelur.

  • Daun pepaya: membantu meningkatkan nafsu makan dan kesehatan pencernaan.

  • Daun singkong: tinggi protein; harus diolah supaya tidak mengandung racun sianida.

  • Daun kelor (moringa): sangat kaya vitamin dan mineral.

  • Daun kangkung dan daun talas: mudah didapat dan disukai ayam (daun talas harus dimasak dulu).

Kamis, 13 November 2025

Teknik Memilih Mesin Tetas Telur Ayam

Menetaskan telur ayam secara buatan dengan mesin tetas merupakan cara efisien untuk memperbanyak populasi ayam tanpa bergantung pada induk alami. Namun, hasil penetasan yang baik sangat bergantung pada kualitas dan jenis mesin tetas yang digunakan. Oleh karena itu, penting bagi peternak untuk memahami teknik memilih mesin tetas yang tepat agar tingkat keberhasilan menetas (hatchability) tinggi dan efisien secara biaya maupun waktu.

1. Kapasitas Mesin Tetas

Langkah pertama dalam memilih mesin tetas adalah menentukan kapasitas sesuai kebutuhan.

  • Skala kecil (20–50 butir): cocok untuk hobi atau pembelajaran.

  • Skala menengah (100–500 butir): untuk peternak rumahan.

  • Skala besar (di atas 1.000 butir): untuk peternakan komersial.

Senin, 20 Oktober 2025

Amunisi Menjalankan Organisasi yang Bersifat Sosial

Menjalankan organisasi sosial bukan sekadar mengelola kegiatan, melainkan mengelola semangat kemanusiaan. Organisasi sosial lahir dari kepedulian dan tekad untuk memberi manfaat bagi sesama, namun dalam perjalanannya sering dihadapkan pada tantangan: keterbatasan sumber daya, perbedaan pandangan, hingga menjaga semangat anggota agar tetap menyala. Untuk itu, dibutuhkan amunisi — bukan dalam arti senjata fisik, tetapi bekal nilai, sikap, dan strategi yang membuat organisasi sosial mampu bertahan, tumbuh, dan berdampak.

1. Niat yang Lurus dan Tujuan yang Jelas

Segala bentuk kegiatan sosial harus berangkat dari niat yang tulus: memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa pamrih. Namun niat baik saja tidak cukup; ia harus disertai tujuan yang jelas dan terukur. Tujuan yang konkret menjadi kompas arah agar organisasi tidak kehilangan fokus di tengah banyaknya kegiatan dan kepentingan.

Selasa, 30 September 2025

Membangun Tim Kerja/Organisasi

Masih berkaitan dengan pertemuan membentuk Pengurus UMKM Wilayah Riau, saat itu juga ada yang berkontribusi dan memberi saran dalam memilih anggota tim/organisasi yang akan dilibatkan. Mereka haruslah orang-orang yang energik dan siap tanggap dan mau berbuat   dalam organisasi dengan tetap memperhatikan bidang tugasnya masing-masing.

Diingatkan bahwa dalam membangun sebuah tim kerja atau organisasi dapat diibaratkan seperti mendorong sebuah pedati. Pedati yang berat tidak mungkin bergerak jika hanya satu orang yang mendorong, tetapi akan lebih ringan dan cepat sampai tujuan bila semua orang ikut memberi tenaga.

Namun, ada satu syarat penting: semua anggota harus aktif. Tidak boleh ada yang hanya duduk manis di atas pedati dan menikmati perjalanan. Itulah yang disebut penumpang gelap—mereka yang ingin mendapatkan hasil tanpa ikut berkontribusi. Jika hal ini terjadi, beban otomatis akan ditanggung oleh anggota lain, menimbulkan rasa tidak adil, dan bisa menghambat gerak organisasi.

Senin, 29 September 2025

Peranan Cinta dalam Suatu Organisasi

Kemaren saya di undang oleh salah seorang sahabat dalam rangka membahas kepengurusan UMKM Wilayah Provinsi Riau. Topik diskusi seputar kepengurusan yang akan dibentuk. Terjadi diskusi yang menarik dan panjang dalam rapat tersebut. Berbagai saran dan masukan yang positip banyak dikemukakan, salah satunya yang menarik perhatian saya adalah yang berkaitan dengan Cinta dalam suatu organisasi. Dikemukakannya, bila tidak ada rasa cinta setidaknya rasa suka kita pada suatu organisasi termasuk kepada kawan-kawan pengurus lainnya, maka akan sulit diharapkan organisasi akan berkembang dengan baik, demikian kira-kira yang disampaikannya. 

Memang.... dalam dunia organisasi, kata CINTA seringkali terdengar asing karena kata CINTA lebih banyak dibicarakan dalam ranah personal. Namun, jika ditelusuri lebih dalam, cinta memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk iklim organisasi yang sehat, produktif, dan berkelanjutan. Cinta dalam konteks organisasi bukanlah sekadar perasaan emosional, melainkan wujud kepedulian, penghargaan, dan komitmen antarindividu yang tergabung dalam sebuah sistem.

1. Cinta sebagai Fondasi Kebersamaan

Cinta menumbuhkan rasa kepedulian satu sama lain. Anggota organisasi yang memiliki rasa cinta terhadap timnya akan lebih mudah bekerja sama, saling mendukung, dan mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi. Kebersamaan ini membuat organisasi lebih solid dan mampu menghadapi tantangan bersama.

Selasa, 16 September 2025

Usaha Bisnis Jaringan (Multi Level Marketing): Peluang, Tantangan, dan Tips Sukses

Di era digital seperti sekarang, banyak orang mencari peluang usaha yang bisa dilakukan tanpa modal besar, fleksibel, dan berpotensi menghasilkan pendapatan tambahan. Salah satu model bisnis yang cukup populer sejak lama adalah Usaha Bisnis Jaringan atau yang lebih dikenal dengan Multi Level Marketing (MLM).

Namun, bisnis ini sering menimbulkan pro dan kontra. Ada yang berhasil meraih kesuksesan besar, ada juga yang merasa tertipu karena salah memilih perusahaan. Artikel ini akan membahas secara lengkap mengenai apa itu MLM, kelebihan dan kekurangannya, hingga tips sukses menjalankannya.

Apa Itu Multi Level Marketing (MLM)?

Multi Level Marketing (MLM) adalah sistem pemasaran di mana produk atau jasa dipasarkan melalui jaringan distribusi individu. Anggota atau mitra tidak hanya memperoleh keuntungan dari penjualan pribadi, tetapi juga dari hasil penjualan orang lain yang mereka rekrut.

Konsepnya mirip seperti penjualan langsung (direct selling), namun dengan tambahan insentif berupa bonus, komisi, dan tingkatan (level) dalam jaringan. Semakin besar jaringan yang dibangun, semakin besar potensi pendapatan.

Selasa, 09 September 2025

Best Corporation

BEST Corporation, secara resmi dikenal sebagai PT Bandung Eco Sinergi Teknologi (BEST), adalah Perusahaan penjualan langsung berjenjang syariah (PLBS) di Indonesia yang memasarkan berbagai produk berkualitas. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2017 dengan visi menjadi perusahaan bebas riba dan membantu masyarakat terbebas dari hutang. PT BEST menawarkan peluang usaha dengan produk-produk seperti pupuk organik dan berbagai kebutuhan lainnya, dan telah memiliki legalitas lengkap dari Kementerian Perdagangan RI. 

Ringkasan PT BEST Corporation:

  1. Nama Resmi: PT Bandung Eco Sinergi Teknologi (BEST)
  2. Jenis Perusahaan: Penjualan langsung berjenjang syariah (PLBS)
  3. Visi: Menjadi perusahaan bebas riba dan terbesar di dunia dalam penjualan langsung syariah
  4. Produk: Menawarkan beragam produk berkualitas tinggi, termasuk pupuk organik (seperti Eco Farming), dan produk lain yang dibutuhkan masyarakat

Sabtu, 26 Juli 2025

PRA dan RRA: Pendekatan Partisipatif dalam Kajian Pedesaan

A. Pendahuluan

Dalam perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan, penting untuk memahami kebutuhan, kondisi, dan aspirasi masyarakat setempat. Untuk itu, metode Participatory Rural Appraisal (PRA) dan Rapid Rural Appraisal (RRA) dikembangkan sebagai pendekatan partisipatif dan cepat untuk menggali informasi dari masyarakat.

B. Rapid Rural Appraisal (RRA)

1. Pengertian

RRA adalah pendekatan cepat untuk memahami kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan di pedesaan melalui interaksi langsung dengan masyarakat. Pendekatan ini mengutamakan efisiensi waktu dan biaya dalam pengumpulan data.

Rabu, 09 Juli 2025

Pemberdayaan sebagai Suatu Pendekatan dalam Pembangunan Ekonomi


Pembangunan ekonomi tidak hanya berkaitan dengan peningkatan angka-angka makro seperti pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB), tetapi juga harus menyentuh aspek pemberdayaan masyarakat secara langsung. Dalam konteks ini, pemberdayaan menjadi pendekatan strategis yang berorientasi pada penguatan kapasitas individu dan kelompok masyarakat untuk mengelola potensi mereka secara mandiri, berkelanjutan, dan inklusif.

1. Pengertian Pemberdayaan


Pemberdayaan (empowerment) adalah proses yang memungkinkan individu atau kelompok untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan, akses, dan kepercayaan diri dalam menentukan nasib dan masa depannya. Dalam kerangka pembangunan ekonomi, pemberdayaan berarti memberikan peran yang lebih besar kepada masyarakat dalam aktivitas ekonomi—baik sebagai pelaku produksi, pengelola usaha, maupun pengambil keputusan.

Selasa, 24 Juni 2025

Bisnis Jaringan: Best Corporation

Best Corporation adalah salah satu contoh perusahaan bisnis jaringan yang terus berkembang dengan sistem barunya yang Brilian. Dengan mengusung konsep pemasaran network marketing (MLM) berbasis binari, Best Corporation memberikan peluang penghasilan menarik bagi para anggotanya.

Produk-produk Unggulan Best Corporation:
Pupuk Indo Sawit — produk terbaru yang sedang viral di kalangan petani sawit karena kualitasnya yang terbukti meningkatkan hasil panen.
Produk Kecantikan — rangkaian perawatan kulit dan kosmetik yang mendukung penampilan lebih percaya diri.
Produk Kesehatan — suplemen dan produk herbal berkualitas untuk menjaga kebugaran dan vitalitas.
Eco Racing — produk inovatif untuk penghemat bahan bakar kendaraan, ramah lingkungan dan efisien.