CARI DI GOOGLE

Total Tayangan Halaman

Rabu, 25 Februari 2026

Dalam Organisasi Jangan Katakan ini ....

Dalam organisasi sering kita mendengar orang berkata “saya tidak minta di sini”, “saya tidak digaji”, atau “kalau tidak suka saya ganti saja” hal ini sebenarnya cukup umum, terutama di organisasi sosial, komunitas, relawan, atau bahkan lembaga semi-formal.

Mari kita coba kupas ada apa sebenarnya :

1. Makna di Balik Kalimat Itu

Kalimat seperti itu biasanya bukan sekadar kata-kata, tetapi menunjukkan mindset tertentu:

a. Mentalitas defensif

Orang tersebut merasa:

  1. Tidak dihargai
  2. Terpaksa berada di posisi itu
  3. Sedang disalahkan atau ditekan

Kalimat itu menjadi tameng psikologis untuk melindungi diri dari kritik.

👉 Pesan tersembunyinya:

“Saya sudah berkorban, jangan tuntut saya terlalu banyak.”

b. Kurangnya rasa kepemilikan (sense of ownership)

Walaupun berada dalam organisasi, dia tidak merasa:

  1. punya tanggung jawab penuh
  2. bagian dari visi bersama
  3. terikat secara moral

Karena itu muncul logika:

“Saya bukan karyawan, jadi jangan berharap profesional.”

c. Bentuk kekuasaan informal

Kalimat “kalau tidak suka saya ganti saja” biasanya menandakan:

  1. posisi merasa kuat
  2. ingin menunjukkan dominasi
  3. mengontrol orang lain lewat ancaman

Ini sering terjadi pada:

  1. senior organisasi
  2. pendiri komunitas
  3. orang yang merasa paling berjasa

2. Dampak Terhadap Organisasi

Jika perilaku ini terus dibiarkan, biasanya muncul efek berikut:

🔻 Menurunkan budaya profesional

Anggota lain jadi berpikir:

“Kalau dia saja begitu, kenapa saya harus serius?”

🔻 Mematikan komunikasi sehat

Orang jadi takut memberi masukan karena:

  1. kritik selalu dibalas defensif
  2. diskusi berubah jadi konflik personal

🔻 Membuat organisasi stagnan

Organisasi berjalan berdasarkan ego individu, bukan sistem.

3. Akar Masalah yang Sering Terjadi

Biasanya bukan karena orangnya jahat, tetapi karena:

  • Peran tidak jelas

  • Tidak ada standar kerja yang disepakati

  • Tidak ada evaluasi yang sehat

  • Budaya organisasi terlalu personal, bukan profesional

  • Orang merasa bekerja sendirian tanpa dukungan

4. Cara Menyikapi (Secara Dewasa Organisasi)

✅ Pisahkan orang dan perannya

Fokus pada tanggung jawab jabatan, bukan pribadi.

Contoh:

“Bukan soal digaji atau tidak, tapi kita sama-sama sudah menerima amanah posisi ini.”

✅ Tegaskan komitmen sejak awal

Organisasi sehat punya prinsip:

  1. Relawan ≠ bebas tanggung jawab
  2. Tidak digaji ≠ tidak profesional

✅ Gunakan bahasa kolaboratif

Hindari menyerang.

Lebih efektif:

  1. ❌ “Anda selalu defensif.”
  2. ✅ “Bagaimana supaya kita sama-sama nyaman menjalankan peran ini?”

✅ Bangun sistem, bukan ketergantungan orang

Jika organisasi bergantung pada satu orang, kalimat ancaman seperti itu akan terus muncul.

5. Inti Pembahasan (Kesimpulan)

Kalimat:

“Saya tidak minta di sini.”

“Saya tidak digaji.”

“Kalau tidak suka saya ganti saja.”

biasanya menunjukkan kombinasi dari:

  1. kelelahan emosional,
  2. kurangnya rasa dihargai,
  3. budaya organisasi yang belum matang,
  4. atau kebutuhan pengakuan yang tidak terpenuhi.

Masalah utamanya bukan pada gaji, tetapi pada komitmen dan budaya organisasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas kunjungan anda !