Dalam komunikasi melalui chat, setiap orang membaca pesan dengan kondisi emosi, pengalaman, dan sudut pandangnya masing-masing. Saat sedang lelah, kecewa, atau sensitif, seseorang bisa menafsirkan pesan yang netral sebagai sindiran, kemarahan, atau ketidakpedulian. Sebaliknya, pesan yang sebenarnya serius kadang dianggap bercanda.
Kesalahpahaman juga muncul ketika kita terlalu singkat dalam menjelaskan sesuatu. Kita merasa sudah jelas, tetapi orang lain tidak memiliki informasi yang sama dengan yang ada di pikiran kita. Mereka akhirnya mengisi bagian yang kosong dengan asumsi mereka sendiri.


