CARI DI GOOGLE

Total Tayangan Halaman

Sabtu, 31 Januari 2026

Menjadi yang Terbaik

Menjadi yang terbaik bukanlah tentang mengungguli orang lain atau membandingkan pencapaian dengan standar eksternal. Konsep “terbaik” yang sesungguhnya berkaitan dengan komitmen pribadi untuk terus meningkatkan kualitas diri secara berkelanjutan.

Dalam lingkungan profesional, setiap individu memiliki peran, tantangan, dan jalur perkembangan yang berbeda. Membandingkan diri dengan orang lain sering kali menghasilkan persepsi yang tidak utuh, karena yang terlihat hanyalah hasil akhir, bukan proses, pengorbanan, dan konteks di baliknya. Oleh karena itu, tolok ukur yang paling adil dan konstruktif adalah perkembangan diri sendiri dari waktu ke waktu.

Menjadi yang terbaik berarti fokus pada peningkatan kompetensi, kedewasaan sikap, dan integritas dalam bekerja. Ini mencakup kemauan untuk belajar dari kesalahan, menerima masukan dengan terbuka, serta menjaga konsistensi dalam menjalankan tanggung jawab. Kemajuan tidak selalu terlihat besar dalam waktu singkat, namun peningkatan yang stabil dan terarah akan memberikan dampak jangka panjang yang signifikan.

Rabu, 07 Januari 2026

Makna Tegar dan Tega serta Implementasinya dalam Kehidupan

 Dalam kehidupan sehari-hari, kata tegar dan tega sering terdengar mirip, namun memiliki makna yang sangat berbeda, bahkan cenderung bertolak belakang. Keduanya menggambarkan sikap batin manusia dalam menghadapi keadaan dan mengambil keputusan.

Tegar bermakna kuat secara mental dan emosional. Orang yang tegar mampu bertahan dalam situasi sulit, tidak mudah menyerah, serta tetap berpikir jernih meskipun berada dalam tekanan. Ketegaran bukan berarti tidak merasakan sedih, sakit, atau kecewa, melainkan kemampuan untuk mengendalikan perasaan tersebut dan bangkit kembali. Tegar mencerminkan ketabahan, kesabaran, dan keikhlasan.

Sementara itu, tega berarti memiliki hati yang cukup keras untuk melakukan sesuatu meskipun dapat menyakiti perasaan orang lain atau diri sendiri. Tega sering dikaitkan dengan keberanian mengambil keputusan sulit yang tidak menyenangkan, seperti menolak, melepaskan, atau menghentikan sesuatu demi tujuan yang dianggap lebih besar. Namun, kata tega juga dapat bermakna negatif jika dilakukan tanpa empati dan pertimbangan moral.

Minggu, 30 November 2025

Jenis Pelatihan yang Dibutuhkan bagi Tenaga UMKM

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia. Namun, agar mampu bersaing dan berkembang di tengah perubahan zaman, tenaga kerja UMKM perlu dibekali dengan berbagai keterampilan yang relevan. Pelatihan menjadi faktor penting untuk meningkatkan kapasitas, produktivitas, dan mutu usaha. Berikut beberapa jenis pelatihan yang sangat dibutuhkan oleh tenaga UMKM masa kini.

1. Pelatihan Manajemen Usaha

Banyak UMKM yang mengalami kesulitan berkembang bukan karena kurangnya produk, tetapi karena lemahnya pengelolaan usaha. Pelatihan manajemen usaha penting untuk mengajarkan:

  • Perencanaan bisnis (business plan)