CARI DI GOOGLE

Total Tayangan Halaman

Minggu, 22 Februari 2026

Kerja Sendiri dan Penumpang Gelap dalam Organisasi Serta Pengaruhnya terhadap Iklim Organisasi

Pendahuluan

Setiap organisasi dibangun atas dasar kebersamaan, kepercayaan, dan tanggung jawab kolektif. Namun dalam praktiknya sering muncul dua fenomena yang merusak kesehatan organisasi, yaitu:

  1. Kerja sendiri (one man show)

  2. Penumpang gelap organisasi

Keduanya sama-sama berbahaya karena merusak iklim kerja tanpa selalu terlihat secara langsung.

1. Fenomena Kerja Sendiri dalam Organisasi

Pengertian

Kerja sendiri adalah sikap anggota atau pengurus yang:

  • Bertindak tanpa koordinasi

  • Mengambil keputusan sepihak

  • Menjalankan program tanpa melibatkan tim

  • Menganggap organisasi sebagai milik pribadi

Biasanya muncul pada orang yang:

  • Merasa paling mampu

  • Terlalu dominan

  • Tidak percaya pada tim

  • Ingin cepat terlihat berhasil

Ciri-ciri Kerja Sendiri

  • Rapat hanya formalitas

  • Informasi tidak dibagikan

  • Program berjalan tanpa persetujuan

  • Anggota lain hanya menjadi penonton

Dampak terhadap Organisasi

❌ Mematikan partisipasi anggota
❌ Menimbulkan kecemburuan internal
❌ Menghilangkan rasa memiliki organisasi
❌ Membuat kader tidak berkembang
❌ Ketergantungan pada satu orang

Organisasi akhirnya kuat pada individu, tetapi lemah pada sistem.

2. Fenomena Penumpang Gelap Organisasi

Pengertian

Penumpang gelap adalah anggota yang:

  • Ingin menikmati nama besar organisasi

  • Hadir saat keuntungan muncul

  • Menghilang saat pekerjaan berat

  • Tidak berkontribusi tetapi ingin diakui

Mereka ada dalam hampir semua organisasi sosial.

Ciri-ciri Penumpang Gelap

  • Jarang hadir kerja nyata

  • Aktif hanya saat acara besar atau publikasi

  • Mudah mengkritik, sulit membantu

  • Mengambil kredit keberhasilan bersama

Dampak terhadap Organisasi

❌ Beban kerja tidak merata
❌ Pengurus aktif menjadi lelah dan kecewa
❌ Menurunkan motivasi relawan
❌ Muncul rasa ketidakadilan
❌ Konflik diam-diam

Dalam jangka panjang, orang yang benar-benar bekerja justru memilih mundur.

3. Pengaruh terhadap Iklim Organisasi

Iklim organisasi adalah suasana psikologis yang dirasakan anggota ketika berorganisasi.

Ketika kerja sendiri dan penumpang gelap dibiarkan, maka muncul:

🔹 Hilangnya Kepercayaan

Anggota tidak lagi percaya sistem organisasi.

🔹 Komunikasi Tidak Sehat

Informasi menjadi tertutup dan penuh prasangka.

🔹 Semangat Relawan Menurun

Organisasi sosial hidup dari semangat, bukan gaji.

🔹 Terbentuk Kelompok-Kelompok

Organisasi pecah menjadi kubu.

🔹 Organisasi Tampak Hidup, Tetapi Tidak Sehat

Kegiatan ada, namun kebersamaan hilang.

4. Mengapa Hal Ini Terjadi?

Beberapa penyebab umum:

  • Tupoksi tidak jelas

  • Kepemimpinan lemah

  • Tidak ada evaluasi kerja

  • Budaya sungkan menegur

  • Tidak ada sistem penghargaan dan tanggung jawab

5. Membangun Budaya Organisasi yang Sehat

✅ Bangun Kerja Tim

Keberhasilan adalah milik bersama, bukan individu.

✅ Tegaskan Peran dan Tanggung Jawab

Semua orang harus tahu:

  • apa tugasnya

  • apa targetnya

  • apa tanggung jawabnya

✅ Transparansi Komunikasi

Informasi bukan milik jabatan, tetapi milik organisasi.

✅ Evaluasi Berkala

Evaluasi bukan mencari kesalahan, tetapi memperbaiki sistem.

✅ Kepemimpinan Adil

Pemimpin harus berani:

  • menahan yang terlalu dominan

  • menggerakkan yang pasif

6. Prinsip Organisasi Relawan

Dalam organisasi masjid maupun Karang Taruna:

Orang tidak dibayar untuk hadir, tetapi mereka bertahan karena dihargai.

Karena itu:

  • Jangan biarkan satu orang bekerja sendiri.

  • Jangan biarkan ada yang hanya menumpang nama.

Penutup

Organisasi yang sehat bukan yang paling ramai kegiatannya, tetapi yang:

✔ bekerja bersama
✔ berbagi tanggung jawab
✔ saling menguatkan

Kerja sendiri melahirkan kesombongan organisasi.
Penumpang gelap melahirkan kelelahan organisasi.

Sedangkan kerja tim melahirkan keberkahan organisasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas kunjungan anda !