CARI DI GOOGLE

Total Tayangan Halaman

Selasa, 18 November 2025

Membuat Pakan Ayam dari Bahan Baku Daun-Daunan

 

Dalam usaha peternakan ayam, ketersediaan pakan yang murah dan bergizi sangat penting untuk menjaga produktivitas. Salah satu alternatif pakan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar adalah bahan baku daun-daunan. Selain hemat biaya, daun-daunan tertentu memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk pertumbuhan ayam.

1. Jenis Daun yang Dapat Digunakan

Tidak semua daun dapat dijadikan pakan. Berikut beberapa jenis daun yang umum digunakan karena aman dan kaya nutrisi:

  • Daun lamtoro: tinggi protein, cocok untuk ayam pedaging dan petelur.

  • Daun pepaya: membantu meningkatkan nafsu makan dan kesehatan pencernaan.

  • Daun singkong: tinggi protein; harus diolah supaya tidak mengandung racun sianida.

  • Daun kelor (moringa): sangat kaya vitamin dan mineral.

  • Daun kangkung dan daun talas: mudah didapat dan disukai ayam (daun talas harus dimasak dulu).

2. Persiapan Bahan

  • Kumpulkan daun-daunan yang masih segar.

  • Cuci bersih untuk menghilangkan debu, tanah, atau pestisida.

  • Tiriskan hingga tidak terlalu basah.

3. Cara Pengolahan

Ada beberapa metode pengolahan yang bisa digunakan:

a. Pengeringan (Tepung Daun)

  1. Iris daun menjadi potongan kecil.

  2. Jemur di bawah sinar matahari hingga benar-benar kering.

  3. Haluskan dengan blender atau alat penumbuk hingga menjadi tepung.

  4. Campurkan tepung daun ke dalam pakan utama (dedak, jagung giling, konsentrat) dengan porsi 5–20%.

Kelebihan: tahan lama, mudah dicampur, nutrisi relatif terjaga.

b. Perebusan

Untuk daun singkong atau talas:

  1. Rebus daun selama 10–15 menit untuk menghilangkan zat berbahaya.

  2. Tiriskan dan cincang halus.

  3. Campurkan ke pakan dalam keadaan hangat atau keringkan kembali untuk penyimpanan.

c. Fermentasi (Pakan Fermentasi Daun)

  1. Cincang daun-daunan yang sudah dicuci.

  2. Campurkan dengan dedak halus dan sedikit molase/tetes tebu.

  3. Tambahkan ragi atau EM4 dan aduk rata.

  4. Masukkan ke wadah tertutup rapat selama 2–3 hari.

  5. Setelah fermentasi selesai, pakan siap diberikan.

Manfaat: meningkatkan kecernaan, menambah nutrisi, dan membuat daun lebih disukai ayam.

4. Pemberian Pakan

Pakan daun-daunan dapat diberikan sebagai pakan tambahan (supplement) atau campuran pakan utama. Untuk ayam pedaging, penggunaan sebaiknya tidak lebih dari 10–15% agar pertumbuhan tidak terganggu. Pada ayam kampung atau petelur, bisa diberikan hingga 20% tergantung kondisi ayam.

5. Kesimpulan

Membuat pakan ayam dari daun-daunan adalah cara praktis dan ekonomis untuk menekan biaya pakan. Dengan memilih jenis daun yang tepat dan mengolahnya dengan benar, peternak dapat menyediakan sumber nutrisi tambahan yang aman dan bermanfaat bagi pertumbuhan ayam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas kunjungan anda !